Thursday, 8 January 2015

Kunci Sukses



Setiap orang pasti menginginkan sukses, tapi hanya sedikit saja orang yang benar-benar melakukan sesuatu yang berarti untuk mencapai kesuksesannya. Kesuksesan tidak hanya diraih oleh yang  pintar saja tetapi sukses akan menghampiri dan akan akrab dengan orang yang mau berusaha, ulet, dan mau mengorbankan waktunya untuk mencapai kesuksesan.
Saya akan membagikan tips sukses untuk kalian, saya mendapatkan tips sukses ini dari guru IPA saya. Mungkin beliau hanya ingin sedikit memberi nasihat diawal semester (kebetulan waktu itu hari kedua KBM setelah liburan semester), tapi mungkin tanpa beliau sadari nasihatnya telah sangat memotivasi kami untuk mencapai kesuksesan umumnya untuk karir dimasa depan, khususnya  dalam belajar.
Berikut kata-kata sederhana tentang kunci seseorang untuk menuju sukses dari Bu Dra. Hj. Surtikanti yang setelah saya telaah dengan baik, setelah saya coba sedikit mengembangkannya ternyata kata-kata ini memiliki makna yang dalam : 
 
  •  Kesuksesan dimulai dari sekarang.
Kesuksesan itu dimulai sedini mungkin, tanpa harus menunggu waktu yang tepat. Bu Kanti (begitu sapaannya)  menggambarkan jika kita menunggu kita dewasa  memiliki istri/suami dan anak maka tidak akan ada waktu yang cukup karna fokus waktu kita akan terbagi dua antara karir dan keluarga, belum dengan masalah-masalah hidup lain yang biasa menghinggapi orang dewasa, dan kesuksesan itu hanya menjadi impian semata. Orang yang hobi menunda-nunda suatu pekerjaan sampai waktu yang tepat maka tak akan bisa ia mencapai hasil yang memuaskan, karena sesungguhnya tak ada waktu yang tepat dan tak akan pernah ada.

  •    Belajar itu menuju kebaikan.

Memang tepat sekali jika belajar itu menuju kebaikan, karena pendidikan itu merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai proses pendewasaan diri (menjadi lebih baik), lantas bagaimana jika ada orang yang mengajari orang lain untuk berbuat sesuatu yang buruk, misalnya memakai Narkoba, mencuri, dll. Itu bukan belajar melainkan menghajar, ya menghajar..! menghajar diri sendri untuk menuju tempat yang serendah-rendahnya.


  • Percaya diri modal kesuksesan.


Tanpa ada rasa percaya diri saya rasa orang yang sangat jenius, dan memiliki pemikiran yang sangat brilianpun tak akan mencapai kesuksesan. Sepenting itukah Percaya diri..?  Ya memang sangat penting sekali , Bu Kanti menggambarkan contoh orang yang tidak percaya diri. Saat seseorang yang tidak percaya diri mengerjakan soal ulangan , ia akan bertanya pada orang lain apakah jawabannya benar, dan saat ada jawaban yang berbeda dengan orang lain ia akan menggagantinya. Padahal sebelumnya ia telah mengisi dengan jawaban yang benar.


  •   Seseorang yang hanya melihat tumpukan buku saja tidak akan sukses.

Mungkin kalian akan setuju jika jawaban dari pernyataan ini adalah ‘Ya’.  Buku itu di ibaratkannya alat/modal untuk meraih mimpi, apakah kita hanya akan memandangi/mengagumi jalan sukses yang sudah ada di depan kita, tanpa harus sesegera mungkin kitapun masuk ke lintasan kesuksesan itu, atau malah hanya akan bertepuk tangan melihat orang-orang yang ada di lintasan sukses itu tengah berlomba mencapai garis finish (sukses), atau malah seperti kebanyakan orang yang saya temui dilapangan yang menganggap bahwa sukses itu hanya di dapat oleh keturunan yang sebelumnya sukses, seperti contoh sekarang ini banyak fenomena anak para artis yang mengikuti jejak orangtuanya menjadi bintang baru. Dengan adanya fenomena ini orang yang pesimis akan beranggapan “Ya iyalah dia bisa jadi artis, lha ibunya juga artis” atau “Pantas saja dia jadi artis, emang orangnya ganteng”. Tapi jika kita mampu membuka mata kita dan lebih optimis bahwa fenomena seperti ini hanya terjadi lebih sedikit daripada fenomena orang sukses yang pantang menyerah, from zero to hero, from nothing to something, dan banyak sekali istilah tentang ini.


  •    Setiap orang pasti bisa menjadi seperti orang lain.

Saya akan memberi berita baik bahwa nada optimis dapat mensugesti diri kita untuk dapat menjadi seperti apa yang kita ingin, misalnya kita selalu yakin bahwa kita akan sukses suatu saat kelak, dan tanpa kita sadari nada optimis yang telah tertanam dalam otak kita akan membuat kita selalu berusaha mencapai apa yang dipikirkan otak, tetapi kabar buruknya itupun dapat berlaku pada nada pesimis yang kita miliki, misalnya saat seseorang yang ingin menjadi menjadi juara di suatu perlombaan pesimis bahwa akan ada banyak saingan yang jauh lebih hebat dan berbakat darinya, tanpa kita sadari juga semangat kita sedikit demi sedikit semangat kita akan terkikis, dan akhirnya kegagalan tanpa bisa dicegah lagi akan menghampiri dirinya. Jadi buatlah tekad yang kuat bahwa kitapun dapat menjadi sukses seperti oranglain, dan tanamkan di setiap inchi demi inchi sel yang ada di otak kita bahwa sukses itu mudah, dan kitapun dapat sukses seperti orang lain.

Mungkin cukup sekian yang dapat saya bagikan untuk kalian, mohon maaf jika ada sedikit kata yang ngawur. Wasalam...

No comments:

Post a Comment