Setiap orang pasti menginginkan sukses, tapi hanya
sedikit saja orang yang benar-benar melakukan sesuatu yang berarti untuk
mencapai kesuksesannya. Kesuksesan tidak hanya diraih oleh yang pintar saja tetapi sukses akan menghampiri dan
akan akrab dengan orang yang mau berusaha, ulet, dan mau mengorbankan waktunya
untuk mencapai kesuksesan.
Saya akan membagikan tips sukses untuk kalian, saya
mendapatkan tips sukses ini dari guru IPA saya. Mungkin beliau hanya ingin
sedikit memberi nasihat diawal semester (kebetulan waktu itu hari kedua KBM
setelah liburan semester), tapi mungkin tanpa beliau sadari nasihatnya telah
sangat memotivasi kami untuk mencapai kesuksesan umumnya untuk karir dimasa
depan, khususnya dalam belajar.
Berikut kata-kata sederhana tentang kunci seseorang
untuk menuju sukses dari Bu Dra. Hj. Surtikanti yang setelah saya telaah dengan
baik, setelah saya coba sedikit mengembangkannya ternyata kata-kata ini memiliki makna yang dalam :
- Kesuksesan dimulai dari sekarang.
Kesuksesan itu dimulai sedini
mungkin, tanpa harus menunggu waktu yang tepat. Bu Kanti (begitu
sapaannya) menggambarkan jika kita
menunggu kita dewasa memiliki
istri/suami dan anak maka tidak akan ada waktu yang cukup karna fokus waktu
kita akan terbagi dua antara karir dan keluarga, belum dengan masalah-masalah
hidup lain yang biasa menghinggapi orang dewasa, dan kesuksesan itu hanya
menjadi impian semata. Orang yang hobi menunda-nunda suatu pekerjaan sampai
waktu yang tepat maka tak akan bisa ia mencapai hasil yang memuaskan, karena
sesungguhnya tak ada waktu yang tepat dan tak akan pernah ada.
- Belajar itu menuju kebaikan.
Memang tepat sekali jika belajar
itu menuju kebaikan, karena pendidikan itu merupakan kegiatan yang dilakukan
sebagai proses pendewasaan diri (menjadi lebih baik), lantas bagaimana jika ada
orang yang mengajari orang lain untuk berbuat sesuatu yang buruk, misalnya
memakai Narkoba, mencuri, dll. Itu bukan belajar melainkan menghajar, ya
menghajar..! menghajar diri sendri untuk menuju tempat yang serendah-rendahnya.
- Percaya diri modal kesuksesan.
Tanpa ada rasa percaya diri saya
rasa orang yang sangat jenius, dan memiliki pemikiran yang sangat brilianpun
tak akan mencapai kesuksesan. Sepenting itukah Percaya diri..? Ya memang sangat penting sekali , Bu Kanti
menggambarkan contoh orang yang tidak percaya diri. Saat seseorang yang tidak
percaya diri mengerjakan soal ulangan , ia akan bertanya pada orang lain apakah
jawabannya benar, dan saat ada jawaban yang berbeda dengan orang lain ia akan
menggagantinya. Padahal sebelumnya ia telah mengisi dengan jawaban yang benar.
- Seseorang yang hanya melihat tumpukan buku saja tidak akan sukses.
Mungkin kalian akan setuju jika
jawaban dari pernyataan ini adalah ‘Ya’. Buku itu di ibaratkannya alat/modal untuk
meraih mimpi, apakah kita hanya akan memandangi/mengagumi jalan sukses yang
sudah ada di depan kita, tanpa harus sesegera mungkin kitapun masuk ke lintasan
kesuksesan itu, atau malah hanya akan bertepuk tangan melihat orang-orang yang
ada di lintasan sukses itu tengah berlomba mencapai garis finish (sukses), atau
malah seperti kebanyakan orang yang saya temui dilapangan yang menganggap bahwa
sukses itu hanya di dapat oleh keturunan yang sebelumnya sukses, seperti contoh
sekarang ini banyak fenomena anak para artis yang mengikuti jejak orangtuanya
menjadi bintang baru. Dengan adanya fenomena ini orang yang pesimis akan
beranggapan “Ya iyalah dia bisa jadi artis, lha ibunya juga artis” atau “Pantas
saja dia jadi artis, emang orangnya ganteng”. Tapi jika kita mampu membuka mata
kita dan lebih optimis bahwa fenomena seperti ini hanya terjadi lebih sedikit
daripada fenomena orang sukses yang pantang menyerah, from zero to hero, from
nothing to something, dan banyak sekali istilah tentang ini.
- Setiap orang pasti bisa menjadi seperti orang lain.
Saya akan memberi berita baik bahwa
nada optimis dapat mensugesti diri kita untuk dapat menjadi seperti apa yang
kita ingin, misalnya kita selalu yakin bahwa kita akan sukses suatu saat kelak,
dan tanpa kita sadari nada optimis yang telah tertanam dalam otak kita akan
membuat kita selalu berusaha mencapai apa yang dipikirkan otak, tetapi kabar
buruknya itupun dapat berlaku pada nada pesimis yang kita miliki, misalnya saat
seseorang yang ingin menjadi menjadi juara di suatu perlombaan pesimis bahwa
akan ada banyak saingan yang jauh lebih hebat dan berbakat darinya, tanpa kita
sadari juga semangat kita sedikit demi sedikit semangat kita akan terkikis, dan
akhirnya kegagalan tanpa bisa dicegah lagi akan menghampiri dirinya. Jadi
buatlah tekad yang kuat bahwa kitapun dapat menjadi sukses seperti oranglain,
dan tanamkan di setiap inchi demi inchi sel yang ada di otak kita bahwa sukses
itu mudah, dan kitapun dapat sukses seperti orang lain.
Mungkin cukup sekian yang dapat
saya bagikan untuk kalian, mohon maaf jika ada sedikit kata yang ngawur. Wasalam...
No comments:
Post a Comment